Samarinda (Madrasah) – Senin, (28/04) Muhammad Aryasatya Javier dan Jilan Nazhifah Islami, dua siswa berprestasi dari MAN 2 Samarinda, mencatatkan kebanggaan dalam ajang Pemilihan Kanda Dinda Duta Budaya Kota Samarinda 2025. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Samarinda pada 24–26 April 2025, di Museum Samarinda, Mall City Centrum, dan Gedung Olah Bebaya Kantor Gubernur Kalimantan Timur.
Dari 63 peserta yang berasal dari kalangan siswa dan mahasiswa se-Kota Samarinda, Muhammad Aryasatya Javier kelas XI-B berhasil meraih Juara 2 sekaligus terpilih menjadi Wakil 1 Kanda Duta Budaya Kota Samarinda. Sementara itu, Jilan Nazhifah Islami kelas XI-C memenangkan penghargaan Dinda Best Performance Kota Samarinda.
Perjalanan menuju kemenangan tidaklah mudah. Selain harus bersaing dengan mahasiswa yang memiliki keunggulan dalam berpikir dan pengetahuan, para peserta juga diuji dalam berbagai aspek seperti unjuk bakat, koreografi, deep interview, hingga catwalk. Lomba diawali dengan babak penyisihan, di mana 40 peserta perempuan dan 23 peserta laki-laki disaring menjadi 10 besar masing-masing untuk melanjutkan ke tahap karantina pada 21–23 April 2025.
Arya membagikan kunci suksesnya: menonjolkan kelebihan diri dan memperbaiki kekurangan dibandingkan peserta lain, dengan dukungan penuh dari guru pembimbing, keluarga, sekolah, dan teman-temannya. “Saya merasa sangat senang dan bangga atas hasil kerja keras ini,” ujar Arya.
Jilan Nazhifah Islami, yang menyabet predikat Dinda Best Performance, juga membagikan perasaannya. "Saya tidak menyangka bisa meraih penghargaan ini. Awalnya saya hanya ingin memberikan penampilan terbaik. Ternyata usaha, latihan, dan dukungan dari semua pihak benar-benar membuahkan hasil. Ini menjadi pengalaman berharga untuk saya ke depannya," ungkap Jilan.
Arya dan Jilan sama-sama berpesan kepada teman-teman mereka untuk tidak menyerah pada tantangan dan selalu percaya diri dalam mengejar impian. Ke depan, Arya berencana melangkah lebih jauh dengan mengikuti seleksi Duta Budaya Provinsi Kalimantan Timur jika terpilih menjadi perwakilan dari Kota Samarinda.
Sebagai guru pembimbing, Rinah Oktaviani menyampaikan rasa bangganya. "Saya melihat langsung bagaimana Arya dan Jilan berproses dari awal. Mereka menunjukkan semangat, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar. Hasil ini adalah buah dari ketekunan mereka," ujarnya.
Kepala madrasah, Sapini, juga memberikan apresiasinya. "Saya merasa sangat bangga, siswa MAN 2 Samarinda mampu bersaing di tingkat kota bahkan melampaui batasan usia dan jenjang. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi seluruh siswa untuk berani tampil, mengasah kemampuan, dan terus mengharumkan nama baik madrasah," ujar Sapini penuh optimisme. (rc)