Samarinda (Madrasah) – Senin (25/08) Dalam amanat upacara yang berlangsung di lapangan MAN 2 Samarinda, Ahmad Juhri menyampaikan apresiasi kepada kelas XII-D yang telah menjalankan tugasnya dengan baik sebagai petugas upacara. Ia menilai pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan lancar berkat kerja sama seluruh petugas serta dukungan para peserta upacara.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Juhri juga menekankan bahwa siswa-siswi MAN 2 Samarinda adalah generasi yang serba bisa atau multitalenta. Setiap siswa memiliki bakat dan potensi yang dapat dikembangkan baik di bidang akademik, seni, olahraga, maupun kegiatan lainnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya pembiasaan tertib di masjid saat melaksanakan ibadah, seperti salat Dhuha, Zuhur, dan Asar. Juhri mengajak seluruh siswa untuk menerapkan kebiasaan 3D (Datang, Duduk, Dzikir) ketika berada di masjid agar suasana ibadah tetap khusyuk dan terhindar dari keributan.
Tidak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan madrasah, baik pada jam efektif pembelajaran maupun saat kegiatan ekstrakurikuler. Dengan lingkungan yang bersih, diharapkan suasana belajar menjadi lebih nyaman dan mendukung prestasi siswa.
Melalui amanatnya, Ahmad Juhri berharap seluruh siswa dapat terus meningkatkan kedisiplinan, kebersihan, dan semangat belajar demi terciptanya madrasah yang unggul dan berprestasi.
Sapini, Kepala Madrasah, sangat mendukung apa yang disampaikan Pembina Upacara. “Karena kita Lembaga Pendidikan Islam, tentu tatacara dan etika beribadah di dalam masjid sudah cukup kita pahami. Maka para siswa ketika masuk masjid, niatkan tujuan utamanya adalah ibadah, shalat, mengaji, berdzikir, berdoa, bermunajad kepada Allah. Bukan untuk berceritaan apalagi main-main,” demikian Kapala Madrasah menegaskan. (rc)
Pembiasaan 3D Digaungkan, Siswa MAN 2 Siap Terapkan